Categories
Pendidikan

Menentukan Pasar Sasaran

Menentukan Pasar Sasaran

Menentukan Pasar Sasaran
Sekarang telah tersedia beberapa segmen pasar. Sebelum mengambil keputusan perusahaan perlu mengevaluasi setiap segmen terlebih dahulu. Setelah itu barulah diambil keputusan tentang segmen mana yg dijadikan sebagai pasar sasaran.

1) Mengevaluasi Segmen Pasar.

Perusahaan dapat menggunakan kriteria apa saja yg dianggap perlu bagi perusahaan itu utk mengevaluasi segmen-segmen pasar. Sebagai panduan, berikut ini kriteria yg dapat dipertimbangkan: ukuran & pertumbuhan segmen, daya tarik segmen, serta sasaran & sumberdaya yg dimiliki perusahaan.

 

2) Ukuran & Pertumbuhan Segmen.

Perusahaan perlu mengumpulkan data tentang tingkat permintaan pasar, tingkat pertumbuhan pasar, serta tingkat keuntungan yg dapat diharapkan dari setiap segmen. Setelah data-data tersebut diperoleh, tidak serta-merta keputusan sudah boleh diambil. Walaupun ukuran besar (banyak konsumennya) serta permintaannya tinggi (potensi penjualan tinggi), belum tentu segmen menarik. Karena itu,

 

Kriteria Dalam Menentukan Segment Yang Menarik :

a) Daya Tarik Segmen
Setelah mengetahui ukuran & pertumbuhan setiap segmen, perusahaan perlu mempertimbangkan faktor-faktor yg mempengaruhi daya tarik jangka panjang setiap segmen. Menarik-tidaknya suatu segmen tergantung pada kriteria perusahaan. Yg jelas, suatu segmen menarik atau tidak tergantung pada apakah segmen tersebut memungkinkan perusahaan mencapai sasaran. Sebuah segmen bisa menarik bagi sebuah perusahaan, tetapi bagi perusahaan lain tidak.
Selain ukuran pasar, kriteria yg sering dijadikan untuk menentukan daya tarik pasar adalah tingkat pertumbuhan, tingkat marjin keuntungan, intensitas persaingan, teknologi yg dibutuhkan, resiko inflasi, kebutuhan energi, dampak lingkungan & faktor sosial, politik & legal. Setiap perusahaan mempertimbangkan kriteria yg berbeda. Cara menghasilkan keputusan juga berbeda. 3 cara yg umumnya digunakan adalah naluri (insting), pendapat para ahli (judgment), & studi kelayakan bisnis.
b) Sasaran & Sumberdaya Perusahaan
Memasuki segmen baru juga tidak perlu kalau perusahaan hanya sekedar bertahan (survival) sementara waktu. Namun, kalau perusahaan ingin mengejar pertumbuhan, pangsa pasar, & keuntungan, memasuki segmen yg menarik adalah pilihan masuk akal. Keputusan memasuki segmen baru membutuhkan sumberdaya. Kalau memang tersedia, dari sisi ini, perusahaan dapat memasuki segmen baru. Tetapi, kalau tidak tersedia, keputusan memasuki segmen baru merupakan tindakan yg sia-sia. Selain sumberdaya yg sempat diinvestasikan terbuang percuma, nama baik perusahaan juga bisa memburuk akibat berita gagal berinvestasi.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *